Rabu, 29 Februari 2012

Tekken Blood Vengeance


Ketika gw mendengar kata Tekken yang ada di dalam pikiran gw adalah Anna William, secara dia adalah karakter favorit gw. Tapi setelah gw mendengar Tekken Blood Vengeance, kepala gw hanya mengingat Shin Kamiya. Astaga, tuh orang emang gak ada obat. Sayang peran dia sedikit banget. Huhuhu...

Tekken Blood Vengeance adalah salah satu CG animation yang dikeluarkan oleh Namco. Kata temen-temen gw yang udah nonton Tekken live action, banyak yang berduka cita karena kurang kesesuaian peran dengan karakter asli yang ada di game Tekken sendiri. Gw pribadi belum nonton film yang live action, tapi jujur gw gak semangat waktu liat trailer-nya. Dan beberapa hari yang lalu gw baru ketemu trailer film ini dan otomatis gw langsung cari di internet. Setelah gw nonton film ini, gw merasa puas dengan efek dari fim ini. Karakter Tekken sangat terasa banget. Bahkan waktu ada perlawanan pun, skill yang biasa kita lihat di game, juga dikeluarkan di film ini. Sayangnya, tidak semua karakter Tekken favorit kita ada di film ini. Untung ada Anna dan Lee. Entah kenapa mereka berdua kocak banget. Tapi yang paling menarik perhatian gw adalah Shin Kamiya. Peran Shin di sini sebenarnya adalah tujuan utama film ini. Xiaoyou dan Alicia ditugaskan untuk menjadi mata-mata Shin. Xiayou ditugaskan oleh Anna dibawah pimpinan Kazuya dan Alicia oleh Nina dibawah pimpinan Jin. Kenapa mereka menjadi mata-mata Shin? Silahkan nonton film ini. Gw sangat berharap bisa ada sekuel film seperti ini.


Alicia dan Xiaoyou

Buat kalian yang belum pernah main Tekken sebelumnya, mungkin agak bingung dengan jalan cerita film ini karena memang fokusnya adalah keluarga Mishima Zaibatsu. Disarankan untuk main dulu. Hahahaha.


Shin Kamiya

Sayang gak masuk Indonesia, jadi buat penggemar Tekken harus berusaha untuk bisa menonton film ini. Gw pun akhirnya dengan perjuangan keras bisa nonton film ini. Berharap Tekken terus bisa membuat kita terpana dengan pembuatan CG animation seperti ini.

-----------------------------------------------------------------------------------------------

Tekken Blood Vengeance


Character Japanese voice actor English voice actor First Tekken Game
Ling Xiayou
Maaya Sakamoto

Tekken 3
Alisa Bosconovitch
Yuki Matsuoka
Cristina Valenzuela
(Cristina Vee)
Tekken 6
Shin Kamiya Mamoru Miyano
David Vincent
N/A
Kazuya Mishima
Masanori Shinohara Kyle Hebert
Tekken
Jin Kazama
Isshin Chiba
Patrick Seitz
(Darren Daniels)
Tekken 3
Nina Williams
Atsuko Watanabe
Mary Elizabeth McGlynn (Charlotte Bell) Tekken
Anna Williams
Akeno Watanabe
Tara Platt
Tekken
Panda Taketora Taketora Tekken 3
Lee Chaolan
Ryotaro Okiayu
Kaiji Tang
Tekken
Ganryu
Hidenari Ugaki
Paul St. Peter (George C. Cole) Tekken
Heihachi Mishima
Unsho Ishizuka
Jamieson Price (Taylor Henry) Tekken
Mokujin
N/A Charlotte Bell Tekken 3

Directed by Youichi Mori
Produced by Yoshinari Mizushima
Written by Dai Sato
Music by Hitoshi Sakimoto
Studio Digital Frontier
Bandai Namco Games
Distributed by Asmik Ace Entertainment
Release date(s) July 26, 2011 (North America)
September 3, 2011 (Japan)
Running time 92 minutes
Country Japan
Language Japanese

Source: wikipedia

Resident Evil Degeneration

Gw tau rasanya telat banget yah baru nonton movie yang satu ini, tapi untungnya gw udah nonton sekarang dan two thumbs up buat Capcom! Gila buat kalian yang masih merasa kurang srekk dengan Resident Evil live action, brarti tandanya kudu wajib hukumnya nonton movie ini! Karakter yang udah kita kenal baik seperti di film ini bakal kalian temui kembali.

Dalam Resident Evil Degeneration ini, kita bakal ketemu lagi dengan Leon dan Claire. Gw aga berharap Ada Wong sih yang jadi partner Leon. Tapi, Claire juga termasuk favorit gw setelah gw main Code X: Veronica. Cuman emang gak asik juga kalo si Claire gak sama Steve. Sayangnya Steve telah tiada. Anyway, gw gak ngerasa rugi nonton film ini dan efeknya...hedeh!!! Gile, keren abis. Jalan cerita tentu saja masih seputar Umbrella Coorporation, hanya bedanya mereka tidak bermain di Raccoon City karena dalam cerita ini Raccoon city telah habis karena pengaruh T-virus.

Claire Redfield

Mereka berdua harus kembali bersatu untuk memecahkan masalah siapa yang menjadi dalang penyebar si T-virus ini. Dengan karakter, efek dan tentu para zombie, kita semua diundang untuk menjadi saksi mata perjalanan mereka berdua. Gw jadi inget ada scene Leon dan Claire keluar dari lift dan para zombie sudah "menjemputnya" tapi ekspresi wajah mereka biasa banget, kayak udah capek ngliat para zombie. Hahaha. Jujur film ini membuat gw gak bisa tidur seharian. Well, gw termasuk orang yang takut dengan cerita horror, tapi penasaran. Gak apa-apa gak bisa tidur but it's worth it in the end! Kalau kalian belum nonton film ini kalian gak akan nyambung dengan sekuel kedua dari film ini, Resident Evil: The Damnation. So, Better watch!


Leon S. Kennedy

-------------------------------------------------------------------------------------------------
Resident Evil Degeneration

Genre - CG Animation/Horror
Year Released - 2008
Running Time - 96 minutes
Directed by Makoto Kamiya
Written by Shotaro Suga
Cast Includes:
Alyson Court [as Claire Redfield]
Paul Mercier [as Leon S. Kennedy]
Laura Bailey [as Angela Miller]
Roger Craig Smith [as Curtis Miller]
Michael Sorich [as Senator Ron Davis]
Crispin Freeman [as Frederic Downing]


Jumat, 24 Februari 2012

AMV Tales Of The Abyss

Sejauh ini gw sudah berhasil menghasilkan 2 AMV tentang Tales of the Abyss. Well, capek juga sih. Tapi, kemampuan gw jauh meningkat daripada AMV yang gw buat sebelumnya. Jauh banget! Haha.. Kalau dilihat lagi hasil karya gw, sangat memalukan.http://www.emoticonizer.comTetapi gw berjuang keras dan akhirnya AMV gw yang baru-baru ini, setidaknya layak ditontonlah. Hahaha. Gw baru buat tentang cowok-cowok TOA dan cewek-ceweknya. Untuk yang couple lagi dalam proses pembuatan. Abisnya capek juga sih dan gw udah masuk kuliah. Padahal pengen banget nyelesain.http://www.emoticonizer.comDemi Tales of the Abyss apa sih yang gak mungkin. Gak tergantikan deh pokoknya dan pastinya kalo ada video" terbaru yang gw buat, gw bakal posting ke blog gw. Jadi, bagi yang lihat tolong nonton dan beri komentar ya! Thanks, guys!

.........................................................................................................................................................................





Follow my channel, KimlascaNatalia.

Jumat, 03 Februari 2012

Resensi: Sunshine Becomes You

Judul: Sunshine Becomes You
Pengarang: Illana Tan
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman: 400


Alex Hirano hanya bisa pasrah melihat tangannya yang terkilir. Bagi seorang pianis, tentu saja jari-jari tangan adalah nyawa mereka. Ini semua gara-gara cewek berwajah Asia namun dibesarkan oleh pasangan dari New York yang tidak lain adalah Mia Clark. Mia yang merasa bersalah pun mencoba untuk meminta maaf dan bersedia membantu Alex bahkan menjadi pesuruhnya sekalipun. Namun perasaan mereka mulai berubah seiring berjalannya waktu. Tetapi apakah mereka berdua bisa menghadapi hubungan mereka dengan kenyataan Mia yang pahit?

Layaknya novel" karya Illana Tan yang lain, novel ini juga gak kalah menarik dan layak untuk diacungin jempol. Dengan gaya khas Illana Tan, semua orang yang membaca novel ini akan diantar untuk menjadi "saksi" dari hubungan Alex Hirano, seorang pianis dan Mia Clark, seorang penari. Tidak lupa juga dengan New York sebagai latar belakang cerita ini. Illana Tan lagi-lagi akan "memaksa" kita untuk membaca novelnya sampai tuntas tidak peduli sudah subuh sekalipun. Dan jujur gw mengalaminya. Kalian semua bisa membayangkan seorang Alex Hirano yang dingin bisa jatuh cinta dengan Mia yang periang. Namun, kalo boleh jujur karakter favorit gw adalah manajer Alex, Karl. Gw harus mengakui novel ini berhasil membuat gw menangis karena sad ending. Padahal jujur gw gak suka dengan sad ending. Kasihan Alex. Tapi, tangisan gw gak separah waktu gw baca Autumn in Paris karena tragic ending. Namun, Illana Tan adalah pengarang favorit gw. Jujur novel yang gw beli hanya karangan dia dan Raditya Dika. Gw lebih sukaa yang konyol sih, tapi gw bisa merasakan asiknya jatuh cinta lewat novel Illana Tan dan jujur gw gak bisa cari di novel lain. Sukses terus ya!

Sabtu, 14 Januari 2012

10 Air Mata

Yap! Akhirnya novel gw jadi juga! Ini semua berkat tugas creative writing sehingga memaksa gw membuat sebuah mahakarya. Awalnya gw emang pengen banget bikin novel tentang geng 10 waktu gw SMP, cuman waktu itu penyakit malas gw emang kronis banget jadi tertunda. Tapi berkat adanya tugas ini, akhirnya selesai juga novel gw.

Ini cover depannya yang dibuat sama ade gw. Jago banget yah. Ceritanya tentang geng 10 waktu gw SMP dulu. Tujuh puluh persen fakta sisanya imajinasi gw sendiri. Di novel ini gw mengenang banget kisah masa-masa SMP dulu. Gw masih inget ada Nickie, Marce, Regina, Sekar, Dhanni, Delvin, Nana, Mario sama Adit. Aduh, gimana kabar lo semua ya? Hahaha. Bedanya di sini ada tokoh antagonisnya, padahal aslinya gak ada. Kira-kira siapa ya? Ada deh.

Sinopsis:

"Gimana kalau kita buat geng?"

"Apa?! Gue gak salah denger, nih?" Kata Regina yang tampak kebingungan.

"Tapi, apa nggak terlalu cepat?" Niko mulai menyatakan pendapatnya. Namun kami semua setuju dengan usulan Sasha dan terbentuklah Geng 10. Walaupun diawalnya kami semua tertawa, namun kami tidak tahu apa yang akan terjadi nantinya. Bahkan lebih dari yang diperkirakan.
................................................................................................................................................................

Sumpah gw kangen banget sama geng 10, gw masih inget lomba 17-an di 7c, lomba kebudayaan. Beh...Lo semua masih simpen foto waktu kita ke Lippo gak? Pasti udah hilang dah. Hahaha. Penasaran kan sama isi novel gw? By the way, don't forget. I still love u, guys!!

Your Eyesmile~

............................ (speechles) Just watch...




http://www.emoticonizer.com http://www.emoticonizer.com http://www.emoticonizer.com http://www.emoticonizer.com

Dunia Itu Sempit (Banget!!)

Gw merasa dunia ini luas banget awalnya. Yah, kalo dilihat dari atlas sih kecil banget, tapi kayaknya tuh impossible banget kalau kita bisa ketemu dengan orang" yang nun jauh di sana. Contoh aja idola kita. Apalagi gw yang demen banget sama Gi Kwang. Beh, rasanya kalau dipikir-pikir ke Korea, tiket pulang pergi aja udah 10 juta belum harus duduk di pesawat dengan waktu yang cukup lama. Mending ketemu sama orangnya. Yang ada pantat gw tepos duluan. Tapi, kalo namanya udah cinta, rasa sakit ini bisa kulalui. Back to topic, ada juga pengalaman yang gw alami dan hebatnya pengalaman ini mengubah konsep berpikir gw. Dunia ini sempit, bahkan sempit banget gw rasa.

Gak usah jauh", kemaren habis makan dari Tea Garden, gw melihat ada 3 laki-laki lagi ngerokok di depan. Saat itu gw udah ada di dalam mobil. Herannya yang kelihatan itu bukan laki-laki yang lain, namun malah Sky teman gw. Bayangin aja dia rumahnya di mana coba, tiba-tiba muncul. Astaga. Yah, menurut gw itu masih kebetulan yang biasa.

Pernah juga, waktu SMA gw ikut lomba akuntansi di Ukrida sama 2 teman gw. Waktu masuk ke lift tiba-tiba ada satu anak cowok yang masuk juga ke dalam lift dan guess what? Yang muncul adalah teman gw Mario, tepatnya teman SD gw yang udah jarang banget ketemu. Astaga. Tuhan memang suka mempertemukan seseorang dalam keadaan yang unik.

Tapi, menurut gw itu belum bombastis. Pengalaman yang paling bombastis adalah ketika gw dan keluarga gw liburan ke Bandung. Pada saat itu keluarga gw mau makan malam.

Gw (G) : Sis, kayaknya gw kenal deh orang itu. (sambil nunjuk)
Ade gw (AG) : Yang mana?
G : Itu loh (masih nunjuk) Itu Fabi, kan?
AG : Ah, gila lo. Becanda aja nih.

Saat semakin dekat...

G :Itu Fabi, gila! Itu Fabi! (kayak abis liat artis)http://www.emoticonizer.com
AG : Gak ah. Buta lo! (masih gak percaya)
G :Itu Fabi! Fabi! Fabi! (sambil kejang-kejang)
AG : Masa sih? (mulai penasaran)

Tiba-tiba, Fabi nengok.

Fabi : Zerica, kan? (sambil nunjuk dengan tampang gak percaya)

Bayangkan bertemu teman SD juga, dan gw bisa makan di sebelah dia, di hotel yang sama, dan please deh! Di Bandung, man!! Anjrit. Parah abis. Dari situ gw mulai merasa memang dunia itu sempit. Pernyataan gw ini diperkuat dengan pengalaman teman gw yang liburan ke Yogya dan bertemu dengan guru gw di gereja yang sama dan di Yogya juga tentunya pada saat liburan. Padahal rumah teman gw dan guru gw ini sama-sama tinggal di Jakarta.

Pernah gak sih kalian suka dengar cerita mengenai suatu kebetulan namun bisa membuat lo stress mendengarnya? Gw pernah. Apa rasanya ketika lo bertemu idola lo di saat tak terduga? Pastinya senang banget kan! Gw juga ada cerita tentang tante gw punya teman yang panik langsung nelpon tante gw ini abis lihat Rain. Jadi, ceritanya temen tante gw ini nginap di Ritz Carlton waktu itu di mana, Rain waktu itu sempat datang ke Indo dan nginap di sana buat siapin konsernya. Waktu di WC, teman tante gw ini sedang cuci tangan dengan asiknya dan di sebelahnya dia lihat cowok Korea berpostur badan tinggi dan sempat tersenyum sama dia. Bodohnya, teman tante gw ini gak "ngeh" itu Rain sampai Rain akhirnya keluar dari WC. Waktu dia ngejer si Rain, ternyata si Rain udah dikawal sama 6 bodyguard. Pupuslah harapannya minta tanda tangan. Mendengar cerita ini rasanya perut gw mules. Kesempatan yang sia". Ckckckck. Kapan lagi coba?!

Atau teman gw punya saudara yang liburan ke Korea dan bertemu Lee Jun Ki di supermarket abis beli ramen. Dan begonya karena saudaranya gak suka dengan Lee Jun Ki kesempatan itu dibiarkan begitu saja. Aduh. Kenapa? Kenapa?! Arghhh...http://www.emoticonizer.com

Ternyata kebetulan bisa datang di mana pun dan kapan pun. Lucunya kita tidak pernah tahu. Ini menyadarkan gw juga, siapa tahu gw bisa ketemu Gi Kwang di tempat yang tak terduga. Hehehe. Ngarep abis. Tapi, siapa tahu kan? Dunia itu mungkin lebih sempit daripada yang lo pikirkan selama ini.