Senin, 19 Maret 2012

Detik-Detik Beautiful Show Indonesia (Part 1)

Tanggal 17 Maret 2012 yang lalu, Beast datang ke Indonesia dan konsernya spektakular abis!!!! Namun perjuangan gw menuju konser ini penuh dengan cerita. Awalnya waktu gw baca di Asian Star kalo Beast akan ngadain world tour concert, gw langsung berharap banget ada nama "Indonesia" di dalamnya dan emang ternyata ada. Gw pun hari itu langsung mantap buat nonton konser boyband idola gw ini, terlebih lagi si pencuri hati gw, Lee Ki Kwang. So, gak lama kemudian gw mendengar kabar dari Ms.Twitter, Erika kalo tiket Beast sudah bisa dibeli mulai tanggal 11 Februari. Mendengar kabar itu, gw langsung dengan pedenya minta izin sama nyokap.

Z (gw): Mam, Beast mau dateng ke Indo.
E (emak): Terus?
Z: Aku boleh nonton gak? (dengan muka berseri-seri)
E: Gak usah ngimpi lah (santai)

Jegggerrr! Karna gw belom pernah nonton konser sebelumnya, gw baru tahu kalau mau nonton konser banyak penghalang, termasuk izin orang tua. Begitu susah untuk bertemu dengan orang yang kita cintaihttp://www.emoticonizer.com. Tapi gw gak menyerah, cinta ini tidak mudah untuk dijatuhkan. Buat gw, suara Beast sangat unik dan lagunya sangat menyentuh hati dibanding boyband Korea lainnya. Ada yang berbeda dari mereka. Dari variety show yang sering gw lihat, banyak perjuangan mereka di samping wajah mereka yang memang sudah diberkahi Tuhan tersebut. Selain, itu gw merasa Beast adalah boyband yang low profile dan sangat senang menghibur para fans mereka. Ternyata Erika juga mau nonton dan mamanya menghubungi nyokap gw. Setelah berunding nyokap dan bokap gw akhirnya setuju mengizinkan gw pergi. Setelah proses perizinan selesai, yang menjadi masalah adalah tiket yang akan dibeli.

Ketika melihat denahnya, tentu festival adalah the best spot. Namun, gw bertanya kepada Sita yang telah melihat 2PM sebelumnya dan dia menganjurkan untuk membeli yang termahal. Selain duduk di depan panggung, kemungkinan mendapatkan servis khusus. Menurut dia, kalo festival dan kita paling depan, itu memang tempat favorit, namun lain cerita kalo berada di tengah, udah panas, sesak, dan kemungkinan bisa kebawa arus. Ada rasa gak enak untuk meminta yang paling mahal kepada bokap gw karena emak gw gak mengizinkan festival. Akhirnya gw memberanikan diri dan meminta yang "Diamond" dan ternyata ...gw diizinkan.http://www.emoticonizer.comhttp://www.emoticonizer.com.Rasanya bahagia gak karuan. One step closer to see them! Akhirnya bokap gw beli tiket diamond dan 2 bronze untuk Erika dan Widya alias nitip karena mereka kuliah di Yogya. Waktu bokap gw mau beli tiket, ternyata diharuskan untuk memberikan identitas. Bokap gw akhirnya menelpon rumah gw dan tanya nama lengkap Erika ke nyokap karna hape gw waktu itu gak aktif. Emak gw hanya mengingat nama marganya, Silalahi. Maka, jadilah Erika Silalahi. Namun, ternyata nama Silalahi tidak ada di KTP Erika dan ini menjadi ketakutan besar bagi kami berdua. Tapi, bokap gw dengan santai, "Tenang". Bokap gw telah menepati janjinya ketika gw melihat tiket bronze yang ada di dalam amplop. Thanks, Dad! Terus ke mana tiket gw? Gw mengaduk-ngaduk amplop namun tak menemukannya. Gw mulai bongkar apa aja yg ada di atas piano dan menemukan semacam kartu undangan bertuliskan "Beautiful Show". Dibaliknya gw menemukan tiket gw bertuliskan "Row G Seat 1" dan gw membuka undangan tersebut.

Congratulation, You have won a ticket to the B2st: Beautiful Show 2012 Beast World Tour In Jakarta High-5 Session

Oh...Eh? Gw buka lagi dan....!!!!!! Gw teriak sejadi-jadinya! Gw akan bertemu mereka in person! Ini berlaku juga terhadap Ki Kwang. Astaga, rasanya serasa mimpi.http://www.emoticonizer.com

.........................................................................................................................................................................
Sabtu, 17 Maret 2012

Gw menunggu kehadiran kedua sahabat gw ini dan mereka akhirnya tiba jam 11 siang. Ini semua karena gw harus pergi untuk acara hi-5 session yang diharuskan datang pada jam 1. Erika dan Widya bela-belain bolos kuliah buat nonton Beast. Gw juga sebenarnya terancam akan KP hari Sabtu, namun untungnya jadi hari Jumat. Gw juga pasti bakal bolos tuh. Hahahaha. Gw kira awalnya Widya adalah anak yang pendiam pada first impression. Tapi, kata Pak Ariel, guru Komunikasi Antar Pribadi gw, kita gak bisa hanya men-judge dari kesan pertama dan emang kesan pertama gw dipatahkan total sama anak ini. Aslinya...hmmm, gak beda jauhlah sama gw 'n Erika.

Erika (E): Jer, liat deh gw bawa banyak makanan nih, dititipin nyokap gw juga.
Gw (Z): Buset, Er. Kayak mau kemping aja. (Shock, kayak lagunya Beast)
E: Kan kita lama nunggunya, perlu asupan. Gw juga bawa ini!
Z: Lo bawa teropong?!
E: Yoi", mentang" gw di bronze jadi gw gak bisa lihat close up gitu. Eh, sorry lah ya. (bangga)
Widya (W): (Ketawa kecil)

Ide bagus juga sih buat konser, kalau kita duduk paling belakang dan by the way Widya belum mengeluarkan kecacatannya di sini. Masih malu-malu. Akhirnya setelah TaTa For Now kepada keluarga gw, kami bertiga berangkat di antar Boni. Kami sudah mulai membayangkan apa yang akan terjadi nanti di sana. Tiba-tiba waktu kami sedang sibuk membuka cemilan, ada suara yang gak asing dari radio. Beautiful my girl~... Gw dan Erika yang mendengarnya langsung teriak dan Widya malah ketawa ngliat kita berdua yang punya reaksi sama. Boni? Otomatis dia shock (lagi-lagi lagu Beast). "Buset", katanya pelan.

Setibanya di JITEC, gw udah ngeliat banyak banget yg hadir di sana. Entah kenapa banyak security yang nyari punya tiket diamond. Gw pun yang baru datang langsung disekap dengan anak-anak yang punya tiket diamond lainnya naik lift ke lantai 6. Lalu apa yang terjadi selanjutnya? Bagaimana dengan Erika dan Widya? Apakah konser Beast membawa arti? Wait a lil' bit and you will find out...(Apa banget deh gw...)

Rabu, 14 Maret 2012

One Thing For Sure

You can lie to your mom...
You can lie to your dad...
You can lie to your friends...
You can lie to everybody else..

But one thing for sure...
You can not lie to God and of course...your own heart...

Sabtu, 10 Maret 2012

Apakah Cinta Sudah Mati?

Judul tulisan gw yang satu ini sama persis dengan judul dari penampilan teater Katak pada tanggal 3 Maret yang lalu di Erasmus Huis. Sebagai anak Katak bukan kecebong, gw pun ikut tampil di Erasmus dengan peran prajurit Gagarno. Gw inget banget perjuangan Katak dari Desember sampai awal Maret. Mulai dari latihan perannya sendiri, dana, kostum, perlengkapan, musik ampe publikasi. Awlanya yang jadi prajurit harus latihan perang dengan lawan yang emang udah ditentuin. Pasangan gw adalah Bayu. Kita semua harus latihan berantem tangan kosong dan pake pedang. Awalnya gw sama Bayu udah punya rencana berantem. Berantem aja direncanain http://www.emoticonizer.com , tapi emang biar hasilnya bagus sih. Namun kenyataan berkata lain. Pas hari H, yang ada malah tonjok 'n tendang beneran. Malah mendalami peran. Pengaruh waktu liburan juga sih, kadang Bayu yang dateng gw gak, kadang gw yang dateng dia yang nggak. Tapi, kami berdua tetap setia satu sama lain (asik) walau badai menghadang. (baca : ujan). Karena kita berdua jarang ketemu, akhirnya mulai lupa gerakan dan akhirnya Bayu memberi ide untuk melakukan adegan sebenarnya. Untung pas pementasan ACSM gw ga bonyok cuman waktu gladi bersih kaki gw kepentok kursi yang dijadiin batas panggung karena Bayu menghindar. Gila rasanya nice banget. Gw jg minta maap buat Bayu kalo misal" ada benjol di kepala atau biru" di tangan. Tapi, gw rasa kita berdua udah nampilin yang terbaik. Hehehe

Waktu Katak sampai di Erasmus, entah kenapa gw blom deg"an parah. Masih leha-leha gak jelas dan ternyata jam udah nunjukkin jam 2 dan Etude mulai datang dan make-up wajah kita. Canggih dah yang make-up! Thx to tim yang cari sponsor! Hebat euy!http://www.emoticonizer.com Ternyata yang namanya make-up itu menghabiskan banyak waktu dan gak kerasa udah jam 5 sore aja. Kita semua mulai fokus dan mulai pake kostum. Mulai inget" dialog, inget gerakan, ke WC bahkan melanjutkan penggunaan kutek. Entah kenapa hari itu hampir smua anak Katak asik berkreasi dengan kutek. Gak lama kemudian udah jam 7.15 malem dan gong pertama dibunyikan. Penonton mulai masuk. Rasanya tegang banget mengingat Kak Gusti yg sebelumnya nunjukkin foto betapa ramainya para penonton. Gong ke-2, para musisi mulai masuk. Pasukan Raden Mas dan Gregori udah siap di belakang panggung. Tinggal tersisalah kami para Gagarno-ers. Kami semua hening mendalami karakter kami masing-masing dan tidak lupa sebelum gong ke-3 dibunyikan, kami berseru dengan suara kecil, "Gagarno, Acha~Acha~"

Gimana sih rasanya berada di panggung dengan ditonton banyak orang? Cuman 3 huruf, Wow. Gw inget kata Kak Ivan untuk bermain sepuasnya dan tetap fokus. Gw akui waktu itu kalo gw gak tampil maksimal waktu itu, gw pasti akan menyesal banget. Karena pementasan selama 2 jam itu rasanya berlangsung dengan cepat. Berdiri di atas panggung dan bermain dengan yang lain rasanya gak bisa diungkapkan kata-kata. Ada rasa senang, bangga,...just awesome! Yang paling mengharukan lagi buat gw adalah tepuk tangan penonton di akhir pementasan. Yah, sekali lagi Katak telah melompat tinggi dan impian anak Katak selama ini untuk tampil di luar akhirnya terkabul.

Dari pemain utama sendiri juga keren banget! Gw ampe kagum. Hahahah. Wah, yang merasa bakal besar kepala nih. Hehehe. Oh ya! Momen yang paling menarik buat gw adalah scene 4 di mana si Evil Devil menyebutkan perlengkapan perang, ikat pinggang dan bla..bla..bla. Waktu si Evil Devil bilang "ketopong keselamatan", yah ketopongnya Kak Itok jatuh begitu saja. Astaga.http://www.emoticonizer.com Pada saat yang sama, gw langsung ngepalin tangan dan mingkem skaligus kencengin gigi" gw. Sumpah nahan ketawa tuh berat banget! Gw harus tetep fokus dgn karakter gw apapun yang terjadi dan menurut gw itu seu banget! Hahahah! Hidup Kak Itok!

Setelah pementasan selesai, banyak temen gw yang gak nonton kecewa banget dengerin mereka yg nonton. Ada satu temen gw nanyain apakah pementasan ACSM bakal dijadiin dvd karena dia pengen banget nonton. Hmmm, yah kita lihat aja nanti. Kalo bakal ada pun, gw juga pasti beli. Haahahaha. Thx buat Kak Ivan, Kak Ekki, Kak Toro dan semua anak Katak pastinya. Gw gak menyesal ikut UKM ini. I love you guys so much! Jadi, apakah cinta sudah mati? Tidak! Manusia hanya lupa bagaimana caranya mencintai...Tekoek-koek, KATAK!!http://www.emoticonizer.com
------------------------------------------------------------------------------------------------





http://www.emoticonizer.com http://www.emoticonizer.com http://www.emoticonizer.com http://www.emoticonizer.com

Rabu, 29 Februari 2012

Tekken Blood Vengeance


Ketika gw mendengar kata Tekken yang ada di dalam pikiran gw adalah Anna William, secara dia adalah karakter favorit gw. Tapi setelah gw mendengar Tekken Blood Vengeance, kepala gw hanya mengingat Shin Kamiya. Astaga, tuh orang emang gak ada obat. Sayang peran dia sedikit banget. Huhuhu...

Tekken Blood Vengeance adalah salah satu CG animation yang dikeluarkan oleh Namco. Kata temen-temen gw yang udah nonton Tekken live action, banyak yang berduka cita karena kurang kesesuaian peran dengan karakter asli yang ada di game Tekken sendiri. Gw pribadi belum nonton film yang live action, tapi jujur gw gak semangat waktu liat trailer-nya. Dan beberapa hari yang lalu gw baru ketemu trailer film ini dan otomatis gw langsung cari di internet. Setelah gw nonton film ini, gw merasa puas dengan efek dari fim ini. Karakter Tekken sangat terasa banget. Bahkan waktu ada perlawanan pun, skill yang biasa kita lihat di game, juga dikeluarkan di film ini. Sayangnya, tidak semua karakter Tekken favorit kita ada di film ini. Untung ada Anna dan Lee. Entah kenapa mereka berdua kocak banget. Tapi yang paling menarik perhatian gw adalah Shin Kamiya. Peran Shin di sini sebenarnya adalah tujuan utama film ini. Xiaoyou dan Alicia ditugaskan untuk menjadi mata-mata Shin. Xiayou ditugaskan oleh Anna dibawah pimpinan Kazuya dan Alicia oleh Nina dibawah pimpinan Jin. Kenapa mereka menjadi mata-mata Shin? Silahkan nonton film ini. Gw sangat berharap bisa ada sekuel film seperti ini.


Alicia dan Xiaoyou

Buat kalian yang belum pernah main Tekken sebelumnya, mungkin agak bingung dengan jalan cerita film ini karena memang fokusnya adalah keluarga Mishima Zaibatsu. Disarankan untuk main dulu. Hahahaha.


Shin Kamiya

Sayang gak masuk Indonesia, jadi buat penggemar Tekken harus berusaha untuk bisa menonton film ini. Gw pun akhirnya dengan perjuangan keras bisa nonton film ini. Berharap Tekken terus bisa membuat kita terpana dengan pembuatan CG animation seperti ini.

-----------------------------------------------------------------------------------------------

Tekken Blood Vengeance


Character Japanese voice actor English voice actor First Tekken Game
Ling Xiayou
Maaya Sakamoto

Tekken 3
Alisa Bosconovitch
Yuki Matsuoka
Cristina Valenzuela
(Cristina Vee)
Tekken 6
Shin Kamiya Mamoru Miyano
David Vincent
N/A
Kazuya Mishima
Masanori Shinohara Kyle Hebert
Tekken
Jin Kazama
Isshin Chiba
Patrick Seitz
(Darren Daniels)
Tekken 3
Nina Williams
Atsuko Watanabe
Mary Elizabeth McGlynn (Charlotte Bell) Tekken
Anna Williams
Akeno Watanabe
Tara Platt
Tekken
Panda Taketora Taketora Tekken 3
Lee Chaolan
Ryotaro Okiayu
Kaiji Tang
Tekken
Ganryu
Hidenari Ugaki
Paul St. Peter (George C. Cole) Tekken
Heihachi Mishima
Unsho Ishizuka
Jamieson Price (Taylor Henry) Tekken
Mokujin
N/A Charlotte Bell Tekken 3

Directed by Youichi Mori
Produced by Yoshinari Mizushima
Written by Dai Sato
Music by Hitoshi Sakimoto
Studio Digital Frontier
Bandai Namco Games
Distributed by Asmik Ace Entertainment
Release date(s) July 26, 2011 (North America)
September 3, 2011 (Japan)
Running time 92 minutes
Country Japan
Language Japanese

Source: wikipedia

Resident Evil Degeneration

Gw tau rasanya telat banget yah baru nonton movie yang satu ini, tapi untungnya gw udah nonton sekarang dan two thumbs up buat Capcom! Gila buat kalian yang masih merasa kurang srekk dengan Resident Evil live action, brarti tandanya kudu wajib hukumnya nonton movie ini! Karakter yang udah kita kenal baik seperti di film ini bakal kalian temui kembali.

Dalam Resident Evil Degeneration ini, kita bakal ketemu lagi dengan Leon dan Claire. Gw aga berharap Ada Wong sih yang jadi partner Leon. Tapi, Claire juga termasuk favorit gw setelah gw main Code X: Veronica. Cuman emang gak asik juga kalo si Claire gak sama Steve. Sayangnya Steve telah tiada. Anyway, gw gak ngerasa rugi nonton film ini dan efeknya...hedeh!!! Gile, keren abis. Jalan cerita tentu saja masih seputar Umbrella Coorporation, hanya bedanya mereka tidak bermain di Raccoon City karena dalam cerita ini Raccoon city telah habis karena pengaruh T-virus.

Claire Redfield

Mereka berdua harus kembali bersatu untuk memecahkan masalah siapa yang menjadi dalang penyebar si T-virus ini. Dengan karakter, efek dan tentu para zombie, kita semua diundang untuk menjadi saksi mata perjalanan mereka berdua. Gw jadi inget ada scene Leon dan Claire keluar dari lift dan para zombie sudah "menjemputnya" tapi ekspresi wajah mereka biasa banget, kayak udah capek ngliat para zombie. Hahaha. Jujur film ini membuat gw gak bisa tidur seharian. Well, gw termasuk orang yang takut dengan cerita horror, tapi penasaran. Gak apa-apa gak bisa tidur but it's worth it in the end! Kalau kalian belum nonton film ini kalian gak akan nyambung dengan sekuel kedua dari film ini, Resident Evil: The Damnation. So, Better watch!


Leon S. Kennedy

-------------------------------------------------------------------------------------------------
Resident Evil Degeneration

Genre - CG Animation/Horror
Year Released - 2008
Running Time - 96 minutes
Directed by Makoto Kamiya
Written by Shotaro Suga
Cast Includes:
Alyson Court [as Claire Redfield]
Paul Mercier [as Leon S. Kennedy]
Laura Bailey [as Angela Miller]
Roger Craig Smith [as Curtis Miller]
Michael Sorich [as Senator Ron Davis]
Crispin Freeman [as Frederic Downing]


Jumat, 24 Februari 2012

AMV Tales Of The Abyss

Sejauh ini gw sudah berhasil menghasilkan 2 AMV tentang Tales of the Abyss. Well, capek juga sih. Tapi, kemampuan gw jauh meningkat daripada AMV yang gw buat sebelumnya. Jauh banget! Haha.. Kalau dilihat lagi hasil karya gw, sangat memalukan.http://www.emoticonizer.comTetapi gw berjuang keras dan akhirnya AMV gw yang baru-baru ini, setidaknya layak ditontonlah. Hahaha. Gw baru buat tentang cowok-cowok TOA dan cewek-ceweknya. Untuk yang couple lagi dalam proses pembuatan. Abisnya capek juga sih dan gw udah masuk kuliah. Padahal pengen banget nyelesain.http://www.emoticonizer.comDemi Tales of the Abyss apa sih yang gak mungkin. Gak tergantikan deh pokoknya dan pastinya kalo ada video" terbaru yang gw buat, gw bakal posting ke blog gw. Jadi, bagi yang lihat tolong nonton dan beri komentar ya! Thanks, guys!

.........................................................................................................................................................................





Follow my channel, KimlascaNatalia.

Jumat, 03 Februari 2012

Resensi: Sunshine Becomes You

Judul: Sunshine Becomes You
Pengarang: Illana Tan
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah halaman: 400


Alex Hirano hanya bisa pasrah melihat tangannya yang terkilir. Bagi seorang pianis, tentu saja jari-jari tangan adalah nyawa mereka. Ini semua gara-gara cewek berwajah Asia namun dibesarkan oleh pasangan dari New York yang tidak lain adalah Mia Clark. Mia yang merasa bersalah pun mencoba untuk meminta maaf dan bersedia membantu Alex bahkan menjadi pesuruhnya sekalipun. Namun perasaan mereka mulai berubah seiring berjalannya waktu. Tetapi apakah mereka berdua bisa menghadapi hubungan mereka dengan kenyataan Mia yang pahit?

Layaknya novel" karya Illana Tan yang lain, novel ini juga gak kalah menarik dan layak untuk diacungin jempol. Dengan gaya khas Illana Tan, semua orang yang membaca novel ini akan diantar untuk menjadi "saksi" dari hubungan Alex Hirano, seorang pianis dan Mia Clark, seorang penari. Tidak lupa juga dengan New York sebagai latar belakang cerita ini. Illana Tan lagi-lagi akan "memaksa" kita untuk membaca novelnya sampai tuntas tidak peduli sudah subuh sekalipun. Dan jujur gw mengalaminya. Kalian semua bisa membayangkan seorang Alex Hirano yang dingin bisa jatuh cinta dengan Mia yang periang. Namun, kalo boleh jujur karakter favorit gw adalah manajer Alex, Karl. Gw harus mengakui novel ini berhasil membuat gw menangis karena sad ending. Padahal jujur gw gak suka dengan sad ending. Kasihan Alex. Tapi, tangisan gw gak separah waktu gw baca Autumn in Paris karena tragic ending. Namun, Illana Tan adalah pengarang favorit gw. Jujur novel yang gw beli hanya karangan dia dan Raditya Dika. Gw lebih sukaa yang konyol sih, tapi gw bisa merasakan asiknya jatuh cinta lewat novel Illana Tan dan jujur gw gak bisa cari di novel lain. Sukses terus ya!