Kamis, 04 Agustus 2011

I Wonder Why...

I don't know about my feeling right now. It's like going up and down at the same time. Tomorrow I'll turn eighteen, but i don't feel happy at all. That's something in my mind. It's just so hard to express it even with word. I feel sad and I don't know why. It's maybe because i don't know what should i do. I even don't know what I want or become. Many things goin' on inside. And to be honest, i feel exhausted and tired right now. Year passed by, and now I'll be eighteen. But still, even at this age i still can't do anything. For me, for my family, for my friends. I feel ashamed with others and it hurts so bad that i can't deny it.

I always think that my dream can't come true. Because many people said I can't be like one. I try my best to be like other and pursue the different path. But, it hurts. Even though, I already become one. I'm not satisfied because I know I hate what I became. Many pressure going on and I'm stuck in a circle. I can't go anywhere. No one help. Like a bird in a cage. Indeed.

Rabu, 27 Juli 2011

A Letter to Mr. Lee Gi Kwang

Dear, Mr. Gi Kwang (I guess you look old when i call you mr. hehe)

Of course you don't know me, but believe me i'm a fan of yours. Well, it's not that i'm really freak about you. To be honest I don't know anything about your birthday or anything else. Oh, maybe I'll search about you later in Google, lol. I know you first from MTV. The first time I know about Beast. Mystery is one of my favourite song. I search Beast on internet and I find 6 personels. I don't know, I like you better than others. Maybe it's because of your face. Haha... But everybody in Beast have their charisma also.

When I watched Oh My School, I heard the host said "dancing shoes". And you laughed at that time. So I searched in internet and found dancing shoes. I was surprised with you at that time. Hahaha.. But dancing shoes is one of my favourite now. I am listening to it right now too. Hahaha..
I don't know your voice is unique and I think it is cool.

I love Beast's voice too. One of my favourite Korean group also. I hope you all can come to Indonesia and make a concert here. The ladies must be freaking out when you guys come. I hope the other members not jealous because I write this letter personally to Gi Kwang. Hehe..

See you soon in Indonesia.. :)

B2st is the Best!

One of your fan


Zerica

How Much I Missed U, Angel

9 years have passed and without knowing it
It's already time for you to say goodbye to me forever
I never thought it will come this fast
For me you are the best friend ever
Remember how we met for the first time?
6 months was your age, your cuteness captured my eyes
When you touched me, I knew your kindness
We became a good friend
You always there when I need you
When I cried you juts stared at me without saying any words
You always by my side until the end
I grew up and it happened to you too
I remembered the first time when you sleep with me
You were so cute back then
You wanted to sleep near me

You never jealous when another person came to my life
You never asked for attention
You kept silent but still with that kindness eyes
You looked at me and wondered if i'm okay
When I didn't look at you, you never complained
When I was mad at you, you didn't do anything to me
Still silent and still with that eyes
It never changed, still kind

You never told me when you wanted to go
Someone said you gone forever
Because you don't want to be a burden for me and my family
Hearing that, I cried and my heart was hurt
Remembered again about your kindness
I wished it's only for a moment you left me
But how many times I prayed and how much I missed you
I know you never come back
And It's silly to know the fact but I keep thinking 'bout you
I can't forget about you
I hope you reached a better place
I hope you happy and I'm sorry if I did something wrong to you
No one can replace you
You have your own place inside my heart
You're special
Thank you for being a good friend for me
I love you

Rest In Peace, Angel Van Kalibeton, 10 June 2011
I never knew I could hurt like this
And everyday life goes on like
I wish I could talk to you for awhile
I wish I can find a way try not to cry
As time goes by

And soon as you reached a better place
Still I'll give the whole world to see your face
And I'm bragging next to you
It feels like you gone to soon
Now the hardest thing to do is say bye bye

Bye Bye-Mariah Carey

Minggu, 05 Juni 2011

Fabulous Singapore! Episode 2

Ok, mungkin lo pada mikir gw baik" aja di dalem pesawat. Kenyataan tidak begitu. Gw deg"an setengah mati. Malah takut ntar nyasar lagi sampe Singapur. Oh no! Gw liat sekeliling gw. Di sebelah gw ada bapak" yg baru dateng, taruh tas 'n langsung tidur. Astaga! Gw mana bisa tidur. Gw duduk di bagian kiri namun paling pinggir bukan deket jendela (ribet banget ya gw?). Kata bokap gw, klo bingung ikutin orang aja. Hmm.. yah, mungkin seperti itu aja de pikir gw. Namun ternyata di sebelah gw duduk sang malaikat. Mba Ayu. Dia baik banget sama gw. Dia ngajak kenalan, dia ude kerja. Dia juga nawarin gw untuk ikut dy, karna dy ude pernah ke Singapur sebelumnya. Gw dengan senang hati sangat terbantu. Tapi, yg jadi masalah utama skrang adalah air minum. Kata bokap gw si dikasih di pesawat tapi dikit. Hmm? Dikit mungkin aqua gelas kali ya. Namun, harapan gw menciut ketika melihat size dari ukuran gelas aqua. Yah, udahlah yg penting bisa minum aja ude bagus. Sepanjang perjalanan gw ngobrol asik dengan Mba Ayu. Entah knapa gw sekarang nyesel ga minta pin BBM-nya. Well, 2 jam perjalanan ga brasa, 'n gw mendarat di Changi Airport! I made it! Finally! Gw turun bersama Mba Ayu, pokonya gw ekornya Mba Ayu dah. Gw ngeliat smuanya rata" orang Cina. Wah, gw turis man! Asoy.

Gw sama Mba Ayu pun cari imigrasi. Namun, yang gw liat hanyalah satu jalan lurus dan gw merasa tak berujung. Mba Ayu mulai panik 'n nanya gw, kira" di mana si "imigrasi" berada. Gw aja br pertama kali ke luar negeri malah nanya gw. Alamak. Akhirnya si Mba Ayu nanya petugas, malah bahasa inggris petugasnya parah banget lagi. Setelah berjalan terus, akhirnya sampailah kita di tempat imigrasi. Gw disuruh ngisi kartu imigrasi. Gw pun bertanya sama si petugas. Dia orang India dan masih muda.

Z: Sorry, is this correct?
P(petugas): (sambil geleng" ala india) Oh, u have to fill in here too.

Gw ngisi 'n ngasih dy lagi.

Z: Is this OK?
P: (Sambil geleng" ala india lagi) Yeah.

Gw mulai sadar kalo gw di tempat dengan banyak kultur. Gw pun keluar sama Mba Ayu. Dan sebelum gw keluar, gw buat foto sama Mba Ayu. Semoga kita bisa ketemu lagi ya, mba.


Setelah keluar gw ketemu bokap 'n temen gw yg sekolah di Singapur, Rani. Dia jemput gw jg. Mulianya hati anak ini. Selanjutnya gw pun bersama bokap, om Ferry 'n Rani naik bis menuju hotel. Seperti biasa gw langsung nostalgila dan cerita macem-macem. Tapi gw inget banget gw crita lebih banyak. Mungkin dia juga udah mules juga stiap kali gw mulai membuka mulut gw. Kemudian tiba-tiba Rani pun berkata kalu hotel tempat gw nginep termasuk hotel besar. Tapi ternyata hotel besar yang dimaksud oleh Rani dan gw sepertinya berbeda. Bokap gw juga ude bilang sebelumnya. Namun, gw gak tau kalo yg gw tempatin adalah Marina Bay Sand! OMG! Hotel besar yg gw perkirakan..yah paling kayak Novotel gitu. Tetapi inilah akibatnya kalo gak tau apa-apa. Sesampainya di sana, gw agak bingung karena dibanding hotel, Marina Bay lebih kelihatan seperti mall. Gw melihat sekeliling. Barang-barang branded dipasarkan. Gw menengok ke kanan. Kasino. Wow! Mall yg hebat. Setelah itu gw pun naik eskalator dan ternyata gw mulai melihat hotel. Astaga! Jadi, mall dan hotel ada dalam satu gedung. Gw mulai minder ketika melihat tante" memakai bulu-bulu, rambutnya disanggul dan kelihatannya orang sibuk. Banyak di sana yang berpakaian layaknya mau kondangan. Bujed. Gw dateng dengan menggunakan T-shirt dan celana pendek + sepatu kets. Mantap. Kebodohan part 3. Huh... Bokap gw ngajak makan karena gw belum makan. Gw pun bersama Rani mencari makanan di food court. Dan entah knapa gw takjub liat ada masakan padang. Onde mande, ga nyangka masakan padang go international! Mungkin kalau ada artis yang pengen kaya si masakan padang, mending iklanin masakan padang dah, bisa langsung go international lho..haha. Gw iseng liat price-nya. Hmm... Rice with chicken, $6. Oh $6.. EH?!!! Uju buneng... Kalo ditotal ke rupiah berarti, 42000 rupiah! Buset makan sendiri doank! Mampus. Gw ude bisa bayangin apa yg gw tulis di diary gw, 4 hari di Singapura dan hal yang paling mengesankan adalah menjadi beggar! Ngabisin duit tiket cuman buat jadi pengemis di Singapura. Tapi, keren juga si, gini" ngemisnya di Singapura, ke Indonesia jadi jutawan. Tapi tetep aja titlenya pengemis.

Rani pun menawarkan makanan sejenis mie gtu. Gw si oke" aja, soalnya ude malem dan gw liat juga ude banyak yg ga jualan. Gw liat $6 juga, ya udahalah tutup mata aja. Ternyata ada yg berbeda ketika di Singapur. Kalo kita order, kita juga yg ngambil makanannya. Ditambah lagi jujur ya, gw lebih suka pelayanan orang Indonesia. Ramah-ramah. Di sana, ga ketabok aja syukur. Gw pun menyantap makanan yg ada di depan gw dengan lahap. Saking lahapnya ampe lidah gw kepanasan, ya wajar aja makannanya fresh from the oven. Panasnya bukan main. Abis dari sana gw langsung naik lift. Pas masuk aja udah syok duluan, bayangin aja lantainya ampe 50 cok! Malah cepet pula. Tiba-tiba ude nyampe aja. Gw pun masuk. Ngliat ruangannya namun lebih amazed sama kamar mandinya. Bedeh, itu kamar mandi apa kamar tidur. Kamar mandinya gede abis. Keren dah pokoknya! Keesokan harinya kita mulai tur. Sayangnya gw ga ikut ke Universal gara-gara ujian nasional. Tapi ya sudahlah, nasi sudah menjadi nasi goreng. Apa mau dikata. Pagi harinya gw breakfast sama bokap gw karna emak 'm ade gw ude kemaren, gw pun layaknya orang desa malah ngelongo liat makanannya. Dari Asia ampe Afrika ada kali. (Lebay). Tapi emang banyak banget, dim sum, roti, nasi goreng, padang...hahaha Gw inget gw bikin si waitress-nya sempet kesel waktu itu.

W (waitress) : Do you want some coffee?
Gw : (Bolot) Oh ok..

Si waitress ngambil kopi yang ada di dalam dapur 'n bayangin itu diujung tempatnya. Gw mulai ragu dengan pendengaran gw. Pas dia balik gw tanya dia.

Gw : Is that coffee?
W : Yes.
Gw : (merasa bersalah) I'm sorry, but can i have some tea, please?
W : (Agak cemberut+ senyum dipaksa) Oh, ok...

Kasihan si waitress itu, tp yang pasti gw berharap dia bakal baik"aja di sana. Setelah mengisi perut, keluarga gw memutuskan untuk check out. Namun sebelum itu, gw ke Sky Park yang sangat dibanggakan warga Singapura yang ada di atas hotel ini. Sampe dia atas, gw ga boong. Itu tempat keren abis. Kolam renang di lantai 50 dengan pemandangan yg amazing! Splendid! Di situ juga ada jacuzzi yang langsung dibatesin kaca 'n lansung lo bisa liaat view bangunan-bangunan di Singapura. Hedeh... Setelah foto", barulah keluarga gw turun.



Setelah check out, kita nunggu om dan temen bokap gw di bawah. Di bawah ada pemain biola yang sangat pandai dan mereka memainkan lagu klasik. Keluarga yang lagi ngliatin sembari ditawarin champagne. Entah knapa gw ga kaget lagi mungkin urat kekagetan gw udeh putus semenjak gw menginjak marina bay sand ini.
Ini dia foto sang pemain biola...


Gila, keren abis klasiknya...kagak nahan. Selesai menunggu, akhirnya kita cabut ke hotel selanjutnya. Ya, iyalah gila aja nginep di situ mulu, beneran jadi gelandangan Singapur deh! Kita naik taksi dan menuju satu hotel yang sayangnya gw lupa namanya. Dan untuk ke hotel tersebut yang ada di Little India bukan hal mudah. Bayangin aja bahasa inggris mereka adalah inggris Singapura. Jadi itu sama aja disaster buat kita yang belajar bahasa inggris dengan penuh khidmat dan penuh perasaan. Ironis tapi itu kenyataannya. Setelah puter sana puter sini, sang sopir taksi ternyata gak bawa kita ke Little India dan lebih parahnya lagi tetangga gw salah ngasih alamat. Bujed! Tarif taksi tetap berjalan, namun apa boleh buat. Kita pun sampai akhirnya di Little India dan di hotel tersebut. Hal pertama kali yang mengejutkan gw bukan tentang hotelnya, namun melainkan orang India yang sangat banyak di daerah itu. Astaga, banyak banget dah. Lo pada pasti bisa mencium wangi kari di sepanjang Little India. Entah knapa, gw beneran ngerasa culture shock. Orang Cina, berubah menjadi orang India. Awesome.



Sorenya kita mulai jalan-jalan ke Orchad. Awalnya gw kira Orchad tuh sesuai dengan artinya. Jadi kaya kebun anggur gtu, tp ternyata emang nama daerah itu Orchad. Dasar kampung emang. Keliling di sana, bukannya jadi orang keren malah jd gelandangan beneran. Bayangin aja semuanya barang branded. Yah, mau gak mau cuman bisa ngiler dari luar etalase toko. Jadi, nagapin di sana? Makan roti yang dalamnya ada es krimnya. Enak si. Katanya banyak orang Singapur yang ke situ cuman buat makan ini. Tapi mang enak si.



Hari mulai malam, dan kita semua ke Clarkequay (gini ya tulisanny
a?). Di sana keren banget ada parade malam gitu. Banyak restoran dan akhirnya gw ke satu restoran yg namanya Brewerkz. Om gw yg ngajak (secara masternya Singapur). Kita makan di sana dan banyak bulenya. Emang makanannya rata" western punya. Gw pun mulai order. Datanglah satu waiter yang GANTENGnya bukan main. Astaga!! Cina-Cina gimana gtu. Tinggi 'n putih. Adik gw yg duduk di ujung deket si waiter ude nendang kaki gw aja. Ade gw hoki banget dah. Si waiter sempet ga denger ade gw order apa, jadi dia nunduk 'n natep ade gw hati". Anjrit!!! Setelah si waiter pegi, ade gw langsung bilang ke gw. "Ka, lo tau gak... Close Up! Close Up!" (eits..bukan pasta gigi ye...)
Yang dimaksud di sini, mukanya die. Entah knapa gw iri. Makan
an pun datang. Gw pesen ribs sama mash potato. Enak makanannya seenak harganya juga. Gw pun ada ide untuk mengambil foto si ganteng dengan diam"(mang norak susah...). Ade gw jg stuju. Abis kalo minta langsung, gw malu jg sama kluarga gw. Malah ada om jg ma kluarganya. Kalo sendiri sih gw berani, bilang aja turis. Hehehe... Dan akhirnya setelah berjuang, gw cuman dapet sampingnya doang..Ga close up pula.. Yah, uda lah ya daripada ketauan trus illfeel, ga enak jg... Ini dia fotonya...

Mungkin kalo dia liat blog ini, beneran illfeel kali mah gw..hehehe Yah, uda lah ya.


Well, selamat tinggal ganteng.. I'll miss ya.. Karna ude cape jalan akhirnya, pulang kita semua memutuskan naik taksi. Dan sampailah kita di penginapan India. Malem harinya gw pergi beli air mineral di drug store di bawah. Dan ude pasti yg jual orang India. Ga nyangka ada juga Aqua di sana. Gw pun beli dua dan ke kasir dan seperti biasa layaknya orang India, dia menggeleng"kan kepalanya ketika memberi tahu berapa yg harus gw bayar. Di sana gw hampir ketawa. Tapi, ga enak jg bisa dijadiin persembahan gw besok.

Paginya, kita ude siap check out, ude mau pulang. Waktu di lift sempet ada kejadian lucu. Ada orang India yang mampir di lantai empat. Trus di bingung karna yang kebuka pintu belakang bukan pintu depan. Gw jg awalnya kaget tp ude biasa. Setelah kebuka dia bingung, dikira dikerjain kalinya. Akhirnya dia teriak-teriak "
Wait-wait" ke pintu lift. Yah, mana bisa lha... India gile jg nih.

Kita pun ke China Town untuk terakhir kalinya sama Rani. Kita ke restoran Cina. Dan gw herannya di hari terakhir pun masih bisa ada kejadian lucu. Sampai di sana, si pemilik dateng dan langsung menyuguhkan menu. Trus dia bilang "cocona...cocona" Kluarga gw bingung. Ngmng apa sih ni orang. Trus gw bilang "coca cola?" Dia bilang lagi, "No..no.., kepala...kepala". Nih orang sarap ye.. buset dah dr cocona ke kepala tuh jauh banget lho. Akhirnya si pemilik menunjuk sebuah gambar dan ternyata itu adalah KELAPA! Astaga..sedih abis. Mau makan aja ternyata butuh perjuangan. Setelah selesai makan, gw pergi buat beli oleh-oleh. Mampir ke satu toko baju dan masih melakukan hal yg memalukan jg.

Gw :Is there any medium size for this shirt?
SA (Si Abang) : No, there isn't.

Gw masih terus mencari, emak gw pun datang.

M(Madre) : Kak, ude ketemu blom?
Gw : Belum mam, gak ada ukurannya.
M : Knapa kurang bagus ya?
Gw : Iya nih biasa aja.

Tiba-tiba si abang dateng...

SA : Oh, kalo yg bagus ada di dalam dek.
Gw & M : (Freeze)
Gw : Oh ok de mas (sambil berjalan ke dalam)

Kampret! Bilang dong ente bisa bahasa kite jg. Kan malu gw. Sial!!! Banyak hal yg gw pelajari di Singapur. Dan ternyata banyak hal yg tak terduga di sana. Gw juga pastinya bakal kangen Rani.




Gw pun akhirnya pulang naik Lion Air dan sempet pesen Chicken Rice yg entah knapa gw pengen banget makan punya Lion Air. Susah emang norak. Bye Singapore... I'll miss you, Guess I really had a great time in there, and I have to say it's one of my fabulous journey.



Jumat, 06 Mei 2011

Fabulous Singapore! Episode 1

Singapura..oh singapura.. Kalo diinget lagi ntu, keren banget! Gw pergi tepat di hari slese UN terakhir gw, si ekonomi. Walaupun masih abis sakit, tapi mikir ke luar negeri malah bersemangat! Saking bersemangatnya, gw mulai siap-siap berangkat jam 2 padahal pesawatnya berangkat jam setengah enam sore. Ternyata semangat dan tolol ga beda jauh. Gw pun dianterin Om Roni dan Tia. Gw said bye bye buat kedua anjing tercinta Angel dan Fresco. Kita semua berangkat dan sesampainya di airport, gw mulai deg-degan. Wajar aja, ini pertama kali gw pergi sendiri naik pesawat dan ke luar negeri. Dalem negeri masih mending. Bayangkan kalo gw tiba-tiba nyasar ke Afrika, kalo nyasar ke Korea yah mendinglah. Hehe. Kebodohan pun dimulai. Gw mulai melihat jadwal penerbangan, tapi kok ga ada ya nomor pesawat gw? Gw pun akhirnya bertanya sama si mas yang jaga di depan. Eh, tiba-tiba gw disuruh masuk. Oh no! Gw si stay cool aja. Kaya ude pernah naik pesawat. Tapi instead of being cool, I looked like a stupid person. Setelah melakukan pemeriksaan, gw pun langsung cari counter Air Asia. Gw keliling dari ujung ke ujung. Dan gw menyadari gw dilihat sama satpam dari tadi. Dikira gw orang gila kali. Dan gw melihat ada counter kecil pas disebelah tempat gw masuk tadi. Dan itulah Air Asia. Kampret.

Gw pun check in. Dan membayar pajak. Mba di sana langsung ingetin gate penerbangan biar ga salah. Gw pun bertanya di mana tempat imigrasi karna kata bokap gw pasti harus ngelewat situ. Si mba hanya berkata, "Liat aja papan kuning di atas" Gw pun mantap mencari sang papan kuning dan ternyata di situ malah tempat untuk wrapping bag. Astaga malu banget gw, untung gw ga nanya ma orang di situ. Gw coba lurus lagi aja. Eh, ketemu de tulisan "imigrasi". Gw langsung nyengir kuda. Merasa bangga. Gw pun masuk ke imigrasi dan orang imigrasinya malah ngajak ngomong. Heran padahal mukanya jutek. Percakapan singkat kami seperti ini:

OI (Orang Imigrasi) : (ngliat paspor gw) Mba, beneran lahir di Dili?
Z (gw) : Ya, mas. Emang kenapa?
OI: Saya orang Kupang.
Z: Oh, brarti kita tetanggaan dong. hehe. (SKSD)
OI: Ya nih. Mau ke Singapur ya?
Z: Ya, mas.
OI: Berapa hari? Sendirian aja?
Z: 2 hari, gak keluarga udah di sana. Saya nyusul.
OI: Oh, sayang banget, jangan lupa beli banyak oleh-oleh ya. (mencap paspor gw)

Gw pun lewat imigrasi dengan selamat. Beli sih beli, duitnya gempor mas! Gw pun langsung tancap ke gate penerbangan. Gw ude ga mikir yg laen lagi. Kemudian gw melihat arah gate gw, rasanya ada sinar yang dateng dari sana. Gw pun ke sana dan harus nglewatin pemeriksaan dulu. Sampai di pemeriksaan gw ude ketakutan aja apa yg nantinya bakal terjadi ke gw. Namun dengan langkah pasti, gw lewat dan ternyata alramnya bunyi! Oh my God! Dan tentunya si petugas minta izin buat buka tas gw, aduh bayangin donk malah pakaian dalem gw di situ smua. Ternyata si petugas ngambil shampo 'n pasta gigi gw. Karena bahannya liquid jadi harus dimasukkin ke bagasi. Bagasi apa lagi? Akhirnya gw suruh dy buang aja. Aduh malah shampo gw baru dipake skali. Kampret. Si petugas juga sempet cengo dengan keputusan gw. Oh ya, aqua botol gw jg terpaksa harus ditahan. Padahal gw baru dehidrasi pula. Gw pun tetep kekeuh ke gatenya. Dan lo tau apa yg terjadi? Sampai di sana, gw bisa ngeliat petugas air asia lagi ngelap kaca 'n ngepel. Gw pun bertanya sama si mba petugas dan ktnya ga bisa boarding dan kembali jam setengah lima. Gw ngeliat jam, stengah 3. Inikah yg disebut kebodohan (part 1)? ckckckc. Gw akhirnya nunggu 'n gw ngeliat ada tas mba" yg juga dilihat sama si petugas karena bawa botol aqua. Hanya bedanya dengan gw, si mba itu minum smua air baru dibuang! Kalo gw main buang aja. Padahal gw haus banget waktu ntu. Inikah yg disebut kebodohan (part 2)? Menyedihkan memang. Akhirnya jam stengah 5 datang dan gw pun masuk ke dalam pesawat. Apa yg terjadi di pesawat dan sampaikah Zerica ke Singapur? Simak di Fabulous Singapore episode 2!

Sabtu, 30 April 2011

Ujian Nasional yang Menantang!

Seperti yang kita ketahui, gw baru aja melaksanakan sang ujian nasional belum lama ini. Dan buat anak kelas 3, tanggal 18-21 April yang lalu ude kayak "tanggal kematian". Smua anak kelas 3 berjuang semua buat lulus. Gak ada artinya rangking tp gak lulus. Gw pun juga blajar walaupun rada males juga si. Bayangin aja tiap hari dikasih makan soal mulu. Soal Geo dipagi hari jadi sarapan, sosio di siang hari, dan mat jam" mau pulang skul. Alhasil eneg + hampir muntah jadi satu. Arghh!! Ngingetnya aja bisa gila. Namun hari itu pun datang, dan gw menjelang hari tersebut hanya mengandalkan buku detik" ujian nasional sebagai kunci kelulusan UN gw. Dari semua pelajaran yang paling takutkan adalah Bahasa Indonesia dan Geo. Walaupun gw besar di Indonesia, tapi emang BI ntu yg paling susah dah. Kayanya kalo TO mau dapet 7 tuh susah banget. Ampun deh. Tapi, apapun yg terjadi..terjadilah.

Pas hari H tiba, seperti biasa dibuka dengan ujian Bahasa Indonesia. Dan seperti biasa pilihan a,b,c bisa mirip. Mana paketnya banyak lagi dan akhirnya gw ketahui bahwa nomornya cuman dibolak-balik. Mengerikan dan ironis memang. Tapi, daripada gw menyerah, gak lulus, dan bokap gw sudah menaruh koper gw di depan pintu, gw harus berjuang! Gw berhasil menyelesaikan BI dan Sosiologi dengan baik walaupun pada akhirnya entah knapa gw mulai diare. Firasat gw diare gw ini bukan karena makanan tapi karena stress. Maklum setelah BI dan Sosio, gw harus berperang melawan si matematika. Diare gw makin jadi, tapi anehnya keesokan harinya gw bisa mengerjakan mat dengan baik. Tapi namanya diare, tetep aja bikin ulah. Gw pun ke dokter dengan bokap gw berharap sebuah keajaiban agar besok bisa melawan Geo. Namun Tuhan berkata lain.

Pas mau minum obat, tiba-tiba mata gw kunang-kunang dan akhirnya gw drop. Gw langsung dibawa ke rumah sakit (dengan mobil tentunya..hehe). Sampai di sana, gw langsung masuk ke UGD. Dan langsung di cek sama dokternya. Ternyata diare akut gw itu membuat gw dehidrasi. Dan alhasil gw harus diinfus. Harusnya gw diopname, tapi gw meyakinkan sang dokter kalo gw besaok ujian nasional (malah si dokter ganteng pula..kyaa..) Akhirnya gw muntah di sana, karna pengaruh asam lambung. Bokap n nyokap gw stres, karna besok mereka harus ke singapur. Well, gw meyakinkan kalo gw gak apa-apa. Gw pun keluar dari rumah sakit jam 00.30 pagi. Bayangkan! Gw belum belajar Geo sama sekali! Lebih ironis lagi, bokap n nyokap gw pergi jam setengah lima pagi. Good.

Dengan sempoyongan gw pun fight untuk geografi. Semua temen n guru merasa kasihan ma gw. Tapi it's once in a life time! Layaknya prajurit yg hampir gugur gw tetep maju, walaupun bersimbah darah sekali pun. Gw melakukan dengan baik, dan akhirnya tinggal ekonomi, gw pun pulang dan berisitirahat. Keesokan harinya, gw melaksanakan si ekonomi dan gw bisa! UN pun selesai dan gw berteriak histeris sama temen gw. Gw juga bersyukur sama Tuhan masih bisa dikasih kemampuan untuk terus maju walaupun ude sempoyongan. Jesus, You are my savior! Dan hari itu juga, gw pun menyusul BoNyok ke singapur. Enak aja mereka doang yg seneng..hehe. Rasanya enak banget udah gak ada beban. Singapore, I'm Comin'!

Minggu, 27 Maret 2011

Balada Orang Turki

Hmmm.. Dari judulnya aja ude ketauan kalo ada orang Turkinya ..(o ya?) Tapi ntu mang bener sih. Gw ketemu sang orang Turki ini ketika ada acara orang Timor Leste di hotel mana gitu. Gw ude rada lupa tapi pengalaman kami berdua tidak akan pernah gw lupakan. Pasti lo pada mikir orang Turkinya masih muda trus mukanya Arab-arab gimana gitu. Mukanya si mang Arab-Arab gtu tapi kalo muda entar dulu. Nih orang Turki udah bapak-bapak. Awalnya sih waktu masuk hotel gw, bokap, nyokap, and ade gw maunya duduk di belakang aja. Karena kita dikira tamu VIP dengan mudahnya kita duduk di area para pejabat. Muka memang mendukung ternyata. Sebenarnya pertemuan ini ada duta nya gtu de. Dan duta Timor Leste inilah teman nyokap gw.

Tiba-tiba dari jauh gw melihat seorang bule Arab dan dia kayanya ga ada tempat duduk gtu. Trus dia datang dan bertanya kalo dia boleh duduk di situ atau kaga. Yah, gw si gpp aja. Cuman yg gw bingung tempat duduk di situ banyak yang masih kosong. Hmm... Ya sudahlah. Dia pun duduk di samping gw. Bokap gw nyuruh gw ngobrol ma dia. Dan itu sudah kuduga. Gw pun mengintroduce diri gw. Gw lupa namanya tapi dia bilang dia dari Turki.

Z (gw) : Is it cold in Turkey?
TM (Turkey Man) : Yes, Indeed. (Kata dia sih, ga tau bener apa kaga dingin)
Z: Are you one of the ambassador sir?
TM: No, I'm just workin in the embassy.
Z: Oh I see..

Hening...

TM: Your english is very good.
Z: Oh, My dad told me that English is important (pada saat ini gw yakin idung gw makin mancung..wkwkwk)

TM: That's great.
Z: You know my uncle is staying in England right now. (Ga penting banget si gw, malah curhat)
TM: Oh really? 3 months ago, i visited England and It was damn cold.

Wah, bakal lama ni. Bokap, nyokap sama ade gw ude ketawa-ketawa aja dari tadi. Gak tau bangga terhadap gw atau ngeledek gw. Sial. Akhirnya tibalah makan malam. Dia nanya gw gimana makanan Timor Leste. Yah, jujur memang makanannya rata-rata pedas. Setelah mengambil, entah knapa mukanya sumringah. Dia bilang makanannya seperti makanan Turki pada umumnya. Gw baru ngeh jg sih. Setelah makan gw ude mulai kehabisan topik.
Tiba-tiba...

TM : You know i already divorced with my wife.

Jegeer! Sumpah de! Ini apaan coba?!

Z: Oh really?
TM: I have one son.
Z: Where is he? (Ngarep)
TM: In Turkey. I live in Jakarta.
Z: Oh i see...
TM: Who is that girl?
Z: Oh she is my mom's friend (sambil nunjuk temen nyokap gw)
TM: Does she have any husband?

What the?! Bujed ni orang. Turki gile.

Z: Yeah, he is standing in there. (sambil nunjuk lagi)
TM: Who do you think is the best girl for me? (sambil ngeliat gw)

Oh man!!! Mati gw. Mending liriknya nyante aja. Lah ini mesum gmana gtu. Gw jadi inget kata beachi* ttg orang daerah sana, klo merek tuh mesum. Oh NO!! Akhirnya gw pun stay cool..

Z:(Sambil senyum kaku) Oh, I don't know..ha ha ha (ketawa garing)

Setelah itu dia pun langsung pamit mau pulang. Aduh rasanya gw seneng banget. Gw pun bebas dalam sakratul maut (say ALLELUYA!) Tapi yah gpp lah, namanya juga pengalaman. Kapan lagi ngomong sama orang Turki yang cacat gtu. What an experience.

Keterangan *
Beachi : Ade gw