Jumat, 21 Januari 2011

Beast Is The Best!

Entah knapa gw lagi seneng banget denger lagu "soom". Setiap kali diputer rasanya gmana gtu. Ude mana orangnya ganteng-ganteng pula. Yap! Mereka adalah Beast. Boyband yang beranggotakan Yoon Doojoon, Jang Hyunseung, Yong Junhyung, Yang Yoseob, Song Dongwoon dan terakhir he is my favorite, Lee Gi Kwang!

Awal pertama kali gw tau nih boyband, gara" nonton di mtv dan ternyata mystery pun diputar. Awalnya masih biasa aja, tp begitu ngeliat dance mereka. Bedeh! Histeris gw. Mulai dari situ gw mulai freak. Denger lagu mereka gak pernah bosen. Dan yang lebih bingungin lagi, lagu-lagu mereka enak semua buat di denger. Astaga! Dan entah kenapa gw tertarik banget sama Gi Kwang. Dance dia keren banget. Tapi yg lain juga keren kok. Aduh jadi bingung sendiri kan..

Semoga Beast makin keren, dan siapa tahu mereka mampir ke Indonesia...Ngarep abis gw...
Buat lo pada yang suka Beast coba cek Beast di Shin PD variety show dah!

Part 1



Part 2


Part 3


Part 4



Taruhan ngakak deh... GO Beast!

Sabtu, 15 Januari 2011

Kimi Ni Todoke Season 2, It's Finally Here!

Buat penggemar Kimi Ni Todoke, sudah saatnya kita kembali lagi dengan Sawako dan Kazehaya yg pastinya cerita mereka makin seru aja...
Beh, akhirnya season 2 kluar juga. Gw kira ude slese. Tapi gw merasa gantung sih jadi yah pastinya gw bakal nunggu ni anime. Semoga aja kalin Sawako bisa jadian beneran deh sama Kazehaya. Buat lo pada yg suka banget ma ni anime, ude kluar episode satu dan ude di sbu. Bisa dilihat di youtube atau di web anime lainnya.

Episode 1 aja, ude bikin gw berdebar-debar nontonnya! hehehe....Can't wait for the next episode!
Spoiler buat episode satu, tentang valentine. Sawako buat honmei chocolate alias coklat buatan tangan. Walaupun hanya sekedar coklat terima kasih, ternyata Sawako tahu kalau dibalik itu, dia mempunyai rasa sama Kazehaya. Ternyata di sekolah, banyak cewek yg ngasih coklat ke Kazehaya. Apakah Sawako berhasil memberi coklat ke Kazehaya?

Find it yourself!


Minggu, 09 Januari 2011

Senandung Highlight Merah

Liburan kemaren gw seneng banget coz i dyed my hair! Walaupun gak semua rambut kayak ade gw, tp mnurut gw ude keren banget. Klo dulu gw cuman satu dua helai rambut yg gw cat, maklum dlu kan masih pnya salon..khukhukhu. Gw si pengen banget dari awal ngecat rambut abis selesai semester 1. Cuman klo boleh pun gw masih bingung warna apa. Pengennya sih tadi warna biru atau hijau gtu. Jadi klo kena lampu pastinya keren banget. Tapi hatiku berkata lain ketika melihat music video Rihanna yg "Only Girl" Rambut merahnya, baby! Bedeh.. Keren abis bikin ngiler. Akhirnya gw pun mantap ingin highlight merah terang.

Dengan kehendak Tuhan Yg Maha Kuasa, akhirnya gw pun diperbolehkan oleh bokap gw, si empunya kekuasaan. Klo gw ga minta izin ude paling dikatain aneh, eh siapa yg mau bayar... bisa jadi gw malah kerja jadi tukang creambath deh..heheh. Gw dan ade gw akhirnya berangkat ke ITC untuk cat rambut kita. Ade gw si enak, karena semua rambut jadi lebih cepet. Nah, gw ini tukang ngerepotin mas yg ngecat rambut gw. Karna highlight otomatis rambut gw yg dicat cuman beberapa. Jadi gempor yg ngecat 'n gempor yg dicat. Pantat gw sumpah rasanya ude bonyok kali. Byangin aja dari jam 12 ampe jam 6 sore gw di ITC. Cat rambut aja ude makan 4 jam!! Namun everything was paid off! Gw suka banget sama rambut merah gw.

Dan itu semua belum berlalu setelah beberapa kejadian...

* Pas di gereja, gw kebagian tugas jadi tata laksana, dan ternyata nyokap gw baru ngasih tahu setelah rambut gw di cat. Astaga! Di gereja orang yg pertama kali melihat rambut gw adalah Ardi! Dia pun syok dan gw masih inget kalo dia bilang rambut gw sakti banget. Aduh! Kenapa harus dia duluan yg ngelihat. Emang Tuhan kalo ngasih kejadian ada aja. Penderitaan gw belum berakhir sampai di situ. Gw dapet bagian buat gonta ganti nomor buat lagu. Wow.. bayangkan ketika semua orang harus duduk, gw harus sendirian pergi ke depan n ngubah nomor lagu. Dahsyat.

*Karena rambut gw di highlight jadi, gak semua rambut gw di cat. Tante gw syok dan malah bilang rambut gw kayak kemoceng. Gw pun hanya bisa senyum kecil.

*Temen gw yg ngeliat banyakan adalah orang2 unexpected. Gw pun juga bingung. Pas natal entah knapa gw duduk di sebelah Karis dan Jordan, Knapa harus mereka?! Argh... Alhasil mereka ngatain rambut gw ude kaya rocker dan mereka pikir gw ude stress.

2 hari sebelum masuk skul, gw nutup rambut gw kembali. Yg bikin lucu, orang yg mau ngecat rambut gw bilang rambut gw di highlight item. Gw yg kaget skarang. Sgitun merahnya kah rambut gw? Yah, sedih juga sih. Tapi, gimana lagi. Kalo ada kesempatan lg gw pengen warna lain ah..hehehehe


Senin, 03 Januari 2011

Dilemma

Try to be different, but there's no hope
Try to be the same, but it's complicated
Try to be him, but I couldn't do anything
Try to be her, but I know I already lost
Try to be a better person, but somehow it makes me feel awkward
Try to be a bad person, but I know I won't be forgiven
Try to be the best, but there's never enough
Try to be the worst, but I know I just embarrassed myself
Try to be happy, but I'm hurting myself
Try to be sad, but It's kinda weird
Try to be them, but they always talking nonsense
Try to be popular, but they talking behind my back
Try to be a silencer, but they keep asking
Try to be smart, but It makes me tired
Try to be stupid, but It's a strange thing to do

So what should I do to be myself?

Selasa, 28 Desember 2010

5 Minutes : Tribute To Tear

Menit pertama, aku melihat menu yang sudah diberikan sang pelayan sebelumnya. Di hari yang dingin ini, aku pun bingung tidak tahu harus memesan apa. Kurasa secangkir teh earl grey hangat bisa menghangatkanku sejenak.

Menit kedua, aku pun memanggil pelayan. Pelayan itu datang dan kurasa dia sedang kerja sambilan di cafe ini. Hmm.. Dia sangat tinggi, rambutnya jabrik pirang dan sangat ganteng, harus kuakui. Senyumnya ramah dan mulutnya sangat manis dalam bertutur kata. Aku yakin cewek-cewek akan jatuh hati padanya. Sayangnya, dia bukan tipeku kurasa. "Satu earl grey hangat.", kataku sambil menutup buku menu. Pelayan itu pun berlalu. Cuaca yang begitu dingin. Apakah hari ini akan menjadi hari yang dingin bagiku juga?

Menit ketiga, aku merasa ada seseorang yang sedang iseng dan menjentikkan jari ke mejanya. Awalnya aku merasa biasa saja. Mungkin dia memang orang yang norak. Namun aku pun tak dapat menahan lagi. Kurasa orang ini pasti sangat norak karena tidak pernah memainkan jarinya ke meja. Aku pun memalingkan muka dan ternyata.... hariku tak sedingin cuaca yang sedang menghampiri. Aku melihat sesosok laki-laki dengan rambut merah agak oranye dengan poni kirinya yang menutup matanya. Matanya berwarna hijau seperti warna dedaunan. Matanya tajam sehingga kau akan terhanyut ke dalamnya. Rasanya tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Dia mengenakan baju tangan panjang putih yang terbuat dari rajutan. Bajunya agak besar sehingga pundaknya kelihatan sedikit. Tangannya yang menopang dagunya akhirnya berubah posisi. Dia mematung melihatku. Astaga! Aku tidak menyangka ada orang seperti itu di dunia ini. "Ini pesanan Anda, nona." Si pelayan tiba-tiba berada di sebelahku dan menyajikan earl grey ku. Aku pun mengucapkan terima kasih dan membalikkan mukaku.

Menit keempat, Aduh! Bagaimana ini? Dia keren banget! Aku ingin sekali terus menatap wajahnya. Ah, jangan-jangan aku sedang bermimpi. Tidak mungkin ada cowok sekeren itu. Tapi masa iya? Rasanya hatiku tidak karuan. Aku mulai menggigit bibirku. Dan mulai penasaran setengah mati. Kalau menengok, aku bisa melihatnya, tapi gengsi juga. Kalau tidak, aku akan menyesal. Ah, tidak apa-apa, batin hatiku. Satu, dua, tiga! Aku pun menengok dan ternyata cowok itu kaget bukan main. Dia pun buru-buru meminum minumannya dan tiba-tiba dia mulai batuk. Aku pun kembali memalingkan muka dan tertawa. Dia lucu sekali. Ternyata semua itu bukan bohong. Aduh, aku ingin sekali berkenalan dengannya. Bagaimana ya?

Menit kelima, Aku pun termenung dan tidak tahu harus berbuat apa. Aku hanya bisa berharap dia datang dan mengajakku berkenalan. Oh Tuhan, kalau dia mengajakku berkenalan, dia berarti jodohku. Dan kau tahu apa yang terjadi? "Aku Luke", cowok itu mengulurkan tangannya. Aku hampir tidak percaya. Aku pun tersenyum lebar. Tidak masalah dia mau berpikir aku gila atau tidak. Tapi yang pasti aku sangat senang. Aku pun menyambut tangannya yang besar dan lembut itu. "Hai, aku Tear."

Jumat, 24 Desember 2010

5 Minutes : Tribute To Luke

Menit pertama,aku melihat dia mulai mengibaskan rambutnya yang panjang berwana abu-abu seperti celana yang ku pakai sekarang. Bisa dilihat rambutnya sangat halus dan lembut tanpa disentuh. Rambutnya lurus dan tebal sehingga orang-orang pasti ingin menyentuh dan memegangnya.

Menit kedua, dia mulai memanggil pelayan. Datanglah seorang pelayan berambut pirang berambut jabrik, bermata biru dan tinggi kira-kira 180 cm. Pakaiannya sangat rapi dan mulai berbicara dengan sang nona yang memanggilnya. Kurasa dia memiliki ketakutan dengan perempuan karena bisa dilihat dia menjaga jarak dari si pelanggan namun cara bicaranya dan bagaimana dia mengambil hati sang pelanggan, bisa diacungi jempol. Namun, aku tidak peduli dengan pemuda itu. Mataku hanya terhanyut pada sang gadis yang sedang memesan dan berbicara kepada si pelayan. Ketika dia menengok kepada si pelayan bisa kulihat rambut poni kanannya menutup matanya. Entah kenapa ada perasaan kesal di dalam hatiku karena tidak bisa melihat warna matanya. Kopiku mulai dingin karena pengaruh dari musim salju kurasa. Tetapi lagi-lagi, aku tidak peduli. Yang kupedulikan hanya gadis yang sedang memunggungiku sekarang.

Menit ketiga, aku semakin penasaran dengan wajahnya. aku ingin sekali memanggilnya tapi ada perasaan takut. Takut gadis itu marah dan mengira aku mungkin orang mesum dan alhasil aku mendapat tamparan. Aku mulai menjetikkan jariku di meja dengan suara agak keras. Berharap dia memalingkan mukanya dan yaikss!! Dia memalingkan muka kepadaku! Dengan tampang yang sedikit bingung, aku bisa melihat matanya berwarna biru seperti lautan dan matanya yang bulat. Warna kulitnya putih seperti lilin sampai-sampai rasanya sayang kalau disentuh takut akan merusaknya. Hidungnya mancung dan mulutnya kecil nan mungil. Rasanya sejenak aku terpaku dan tidak bisa memalingkan mataku dari wajahnya. Dia pun memalingkan mukanya ketika si pelayan datang untuk menanyakan beberapa hal mengenai pesanannya.

Menit keempat, rasanya jantungku mau copot. Jantungku berdetak tidak karuan. Aku mulai panik tak tahan akan kecantikannya yang luar biasa. Semua orang pasti mengingini gadis seperti itu. Aku mulai memutar otak dan mulai berpikir keras. Aku pun bimbang antara 2 pilihan untuk mengajaknya kenalan atau tidak. Aku takut tidak akan ada kesempatan seperti ini lagi. Tiba-tiba si gadis menengok lagi dengan tampang penasaran dan jeleknya dia melihatku yang kebingungan. Aku pun terkejut dan aku pun berpura-pura meminum kopiku. Aku pun baru sadar kopiku sudah dingin bak es. Dan tidak sengaja aku pun batuk-batuk. Si gadis pun tertawa melihat kelakuanku. Aku pun malu dan hanya menundukan kepala. Aku melirik dia sudah memalingkan mukanya kembali. Tawanya....Oh, Tuhan...Senangkah kau menyiksaku seperti ini?
Astaga aku yakin 99% napasku akan habis sebentar lagi.

Menit kelima, aku akhirnya bertekad tidak ingin kehilangan kesempatan ini. Aku pun berdiri dan menuju mejanya. Dia pun menengok mengetahui keberadaanku. Dari jarak sedekat ini.....dia kelihatan makin......cantik. Sebentar lagi aku pasti gila. "Aku Luke". Aku mengulurkan tanganku. Dia tersenyum mungkin tepatnya tertawa kecil. "Hai,aku Tear" Dia menyambut tanganku dan bisa dirasakan tangannya begitu halus. Kurasa aku harus bersyukur atas apa yang telah kualami hari ini.

Happy Christmas!!

Ga nyangka hari ini ude malam natal lagi. Rasanya ga brasa aja uda mulai di akhir tahun lagi. Bujed dah. Di tahun ini, gila..gw ude bisa ngebuktiin beberapa dan beberapa wish gw terkabul. Rasanya seneng banget. Walaupun gw tau banyak duka juga yg ude terjadi selama setahun ini. Dan ga nyangka bentar lagi gw ude mau UN. Maret, baby! Makin cepet aja masa-masa kelas 3 SMA gw. Skarang gw baru ngerasa bener kata orang klo masa SMA adalah masa yang paling menyenangkan!

Hari ini Rani ke rumah gw, bayangin aja ude brapa lama dia gak ke sini. Makin lucu aja tuh orang. Dan ga nyangka lagi dia juga demen Korea kayak gw...Yah, gw ude freak duluan sayangnya..heheheh Kita pun nonton God of Study yang keren abis iu. Ya iyalah, ada Yo Seung Ho secara..Hehe Gantengnya mengerikan...Hohoho...

Gw juga di highlight merah sebagai hadiah natal dari bokap 'n nyokap gw...wkwkwkwk asik"... coba bisa kayak gini terus ampe sekolah, pasti makin banyak yg ga nyangka klo gw anak yang bisa dapet rangking.wkwkwkwk...

Malam natal ini juga ingetin ama oma gw yg udah meninggal. Kalo dia masih hidup, ini akan menjadi hari ulang tahunnya. Dan opa gw meninggal di hari dia ulang tahun oma gw. Rasanya romantis banget...Jodoh kali ya...

Hari ini juga gw dapet gambar Fabre n Tear banyak banget...Inikah keindahan natal...? Amazing banget...
Gw berharap gw bisa merayakan natal di Korea, beh mimpi gw banget tuh... Barangkali gw lagi makan ramen sambil melihat salju, dan tenyata lewat lha Gi Kwang di depan etalase toko. Terus Gi Kwang sadar ada yg ngliatin dan gw kira dia bakal kabur liat muka (setan kali gw) namun dia ternyata memberikan senyuman terindahnya. Salju yang begitu dingin gak gw hiraukan karena telah menjadi sesuatu yang begitu hangat...

Buset mimpi gw kayanya lebay banget yah..tapi gw yakin pasti akan terkabul. Gw akan berusaha ke Korea. Kalau masalah Gi Kwang.......yah hanya Tuhan yang tahu..heheheh
Happy Christmas everyone!!